Wednesday, 13 November 2013

Cerita di Tiga Belas



http://techknowtools.files.wordpress.com/2013/08/13-ball.jpg
Tiga Belas. Tuan, bagi kebanyakan orang berketurunan Jawa percaya, tiga belas merupakan angka sial. Banyak kejadian tidak menyenangkan yang terjadi di angka tiga belas. Aku-pun percaya itu. Tapi, ketika Tuan menyapa di tiga belas bulan ramadhan tahun dua ribu tiga belas, Tuan mengenyahkan kepercayaan itu. Awalnya, takut menghampiri karena salah memilih untuk dekat dengan Tuan di temani tanggal tiga belas. Tapi, Tuan buktikan bahwa menjadi dekat dengan Mu, di tanggal tiga belas waktu itu, kesialan malah absen. Tapi aku tak ingin melawan adat. Tiga belas tetap tiga belas. Dan sekali lagi Aku percaya itu.

Tapi Tuan tak habis akal untuk tetap mematahkan kepercayaanKu itu. Tuan menunjukan ke-absen-an sial di tiga belas hari setelah Kita dekat. Aku pun mulai percaya, tak ada hal aneh untukKu di angka itu. Tuan tersenyum menang. Kita dekat, Tuan memberi tiga belas burung kertas padaKu dan menyuruhKu menyimpannya. Burung itu indah. Berwarna. Ceria. Walaupun tak hidup, dia menunjukanKu wajah Mu ketika membuatnya…

Masih tentang tiga belas. Tiga belas hari setelah Tuan memberikan burung kertas itu, kecerian mulai datang bergantian. Tuan berhasil menunjukan kepercayaan itu tak ada. Hingga, timbulah getaran yang jauh sebelumnya  Aku tak pernah merasakannya lagi. Oh! Banyak remaja mengatakan tandaKu menyukaiMu. Tapi, apa iya? Tepat tiga belas hari setelah kejadian burung kertas, Aku langsung meyukainMu? Di luar dugaanKu, di hari itu pula Tuan menyatakan Tuan pun merasakan getaran yang sama. Lalu?

Aku tak lekas menjawabMu. Aku bingung. Tak ingin melawan adat, tapi tak ingin pula berpura.

Tepat di tiga belas bulan September di dua ribu tiga belas, aku menyetujui pernyataanMu. Tuan memang benar. Tak ada kesialan di angka tiga belas. Tak ada kejadian aneh pula. Yang Aku tahu sekarang, Tiga Belas itu KamuTur.  Selamat tanggal tiga belas \:D/

Ps: semoga banyak yang merasakan kecerian tiga belas lainnya!

0 comments:

Post a Comment