Untuk yang terkasih…
Mentari bersinar diantara
sekumpulan awan gelap tebal di langit. Semilir angin menemani sekeping hati
yang sepi. Bisu menjalar untuk kesekian kalinya. Dentingan nada penyemangat
mengalun samar. Indah, lembut, penuh makna.
Satu persatu kepingan
hati tersusun. Didasari tawa, dicampur candaan hangat nan renyah. Ditambah
dengan sedikit waktu absurd. Momen kita terekam jelas. Disetiap sedihnya,
disetiap candanya, di seriusnya.
Tuan waktu-pun seakan iri
menemani hari Kita. Tak tahu dimana, tak tahu kapan, tak tahu gimana
situasinya, Kita adalah Kita.
Disetiap air yang
mengalir, diantara tumpukan buku yang menanti, diantara hilir mudik keramaian,
bahkan diruang kosong tak terjamah. Kita, adalah Kita.
Ini kisah dari yang
terkasih untuk mereka yang terkasih.
Kata orang, beribu
terimakasih takan sanggup menerjemahkan rasa yang ada. Tak ada rahasia, tak ada
malu. Memang takada yang menjamin semua. Tapi, biarlah begini. Dan semoga tetap
begini.
Kalian hebat. Tak ada
yang perlu dikhawatirkan. Kalian hebat dengan cara kalian.
Kalian.............keanehan yang indah.
Terimakasih untuk
waktunya! Dinanti tujuan berikutnya! Dengan tawa yang tak tertinggal, dengan
cerita yang tak berakhir, dengan janji yang tak terucap.
Dari yang terkasih…
P.s. Ini untuk kalian cin,cip,da,pit dan yang tak
tersebut<3





