Apakah bisa ini di sebut dengan Cinta? Atau hanya kekagumanku saja? Ketika Aku yang mulai menyukai segala hal yang ada padamu. Ketika Aku yang tersipu malu saat tak sengaja kau menatapku dalam hangat senyumu. Ketika degup jantung ini mulai tak beraturan memainkan nadanya saat kau menghampiriku. Atau ketika dengan terkejut dan bangganya aku saat kau panggil namaku diantara kerumunan manusia yang diam-diam memperhatikanmu? Atau ya, ketika aku merasa lebih "hidup" saat kita tertawa renyah bersama? Ini rasaku atau memang dunia seakan berhenti berputar seperti tak ingin melewatkan momentum ketika kita bersama? Tapi, jika ini hanya kekaguman belaka, kenapa setiap mataku melihat sosok indahmu bersama perempuan lain malah begitu sesak? Sangat sesak. Dan mengapa ketika hati ini tahu saat tak ada ruang kosong untuk-ku di hatimu seperti hancur? Begitu.....Sakit? Sepertinya ini memang Cinta. Cinta dalam diam. Diam-diam aku menyukaimu, diam-diam aku tersipu malu, diam-diam degup jantungku tak karuan, diam-diam dunia serasa berhenti berputar&waktu terasa mati. Dan juga.....diam-diam hati ini merasa Sakit... Tapi, diam-diam juga tak lelahnya aku mencintaimu. Mencintai dengan arti mencinta sesungguhnya. Ketika banyak orang memintaku berhenti menyukaimu, ketika banyak orang memohon kepadaku berhenti mencintaimu, atau ketika banyak orang mengemis padaku utuk melupakanmu hanya karena mereka ingin sejenak saja melihat bahagia ku kembali yang telah kau ambil. Tapi lihat! Aku tak kunjung lelah menyukaimu, mencintaimu. Dan tak pernah berhenti memikirkanmu. Bagaimana bisa aku bahagia ketika dalam sakit mencintaimu adalah satu-satunya kebahagianku? Mereka tak pernah tahu, kalau hingga kini dengan setianya aku mencintaimu dalam diamku. Sampai sosok indahmu menyadari semua ke-diam-man-ku, semua cinta dalam diamku. Suatu nanti. Ya, suatu nanti...
Thursday, 14 March 2013
Cinta Dalam Diam
Apakah bisa ini di sebut dengan Cinta? Atau hanya kekagumanku saja? Ketika Aku yang mulai menyukai segala hal yang ada padamu. Ketika Aku yang tersipu malu saat tak sengaja kau menatapku dalam hangat senyumu. Ketika degup jantung ini mulai tak beraturan memainkan nadanya saat kau menghampiriku. Atau ketika dengan terkejut dan bangganya aku saat kau panggil namaku diantara kerumunan manusia yang diam-diam memperhatikanmu? Atau ya, ketika aku merasa lebih "hidup" saat kita tertawa renyah bersama? Ini rasaku atau memang dunia seakan berhenti berputar seperti tak ingin melewatkan momentum ketika kita bersama? Tapi, jika ini hanya kekaguman belaka, kenapa setiap mataku melihat sosok indahmu bersama perempuan lain malah begitu sesak? Sangat sesak. Dan mengapa ketika hati ini tahu saat tak ada ruang kosong untuk-ku di hatimu seperti hancur? Begitu.....Sakit? Sepertinya ini memang Cinta. Cinta dalam diam. Diam-diam aku menyukaimu, diam-diam aku tersipu malu, diam-diam degup jantungku tak karuan, diam-diam dunia serasa berhenti berputar&waktu terasa mati. Dan juga.....diam-diam hati ini merasa Sakit... Tapi, diam-diam juga tak lelahnya aku mencintaimu. Mencintai dengan arti mencinta sesungguhnya. Ketika banyak orang memintaku berhenti menyukaimu, ketika banyak orang memohon kepadaku berhenti mencintaimu, atau ketika banyak orang mengemis padaku utuk melupakanmu hanya karena mereka ingin sejenak saja melihat bahagia ku kembali yang telah kau ambil. Tapi lihat! Aku tak kunjung lelah menyukaimu, mencintaimu. Dan tak pernah berhenti memikirkanmu. Bagaimana bisa aku bahagia ketika dalam sakit mencintaimu adalah satu-satunya kebahagianku? Mereka tak pernah tahu, kalau hingga kini dengan setianya aku mencintaimu dalam diamku. Sampai sosok indahmu menyadari semua ke-diam-man-ku, semua cinta dalam diamku. Suatu nanti. Ya, suatu nanti...




0 comments:
Post a Comment